Day 1 Resume PKKMB Unusa 2025
NAMA : SELVIA PUTRI RAMADHANI
FAKULTAS : EKONOMI BISNIS dan TEKNOLOGI DIGITAL
PODI : S1 MANAJEMEN
RESUME PEMATERI MY DIGITAL PORTOFOLIO PKKMB HARI 1 UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA (UNUSA)
Oleh : Prof.YudiLatif,MA.,Ph.D
Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia/PSIK-Indonesia
1. Jati diri bangsa Indonesia tercermin dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang tekanan pentingnya kebersamaan dalam keberagaman. Pembinaan kesadaran bela negara menjadi kunci menjaga pelestarian, persatuan, dan keamanan bangsa. Dengan menerapkan nilai-nilai kebebasan, konektivitas, inklusi, persatuan, kebahagiaan, dan kemandirian, Indonesia dapat melahirkan manusia yang cerdas, berkarakter, serta berdaya saing.
2. Indonesia adalah negara majemuk yang terdiri dari berbagai suku, agama, bahasa, adat istiadat, dan budaya. Kemajemukan ini merupakan kekayaan sekaligus tantangan bagi bangsa. Kehidupan berbangsa dan bernegara harus berlandaskan semangat persatuan, toleransi, dan saling menghargai agar perbedaan menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.
3. Namun, Indonesia tidak akan maju jika kualitas sumber daya manusianya masih terbatas, mudah terprovokasi, dan mudah diadu domba. Oleh karena itu, membangun kesadaran, wawasan luas, dan sikap kritis sangat penting agar bangsa Indonesia tetap bersatu, maju, kuat, dan bijaksana dalam mata dunia.
Literasi Keuangan dan Kesejahteraan Mahasiswa
Oleh :Erisandy Yudhistira
Manajer Perbankan Prioritas Bank Mandiri
Penguatan keuangan dan kesejahteraan mahasiswa menjadi hal penting karena mahasiswa adalah aset berharga, baik bagi dirinya sendiri maupun untuk masa depan bangsa. Mengelola keuangan sejak dini membantu siswa belajar hidup mandiri, disiplin, dan mampu memenuhi kebutuhan tanpa bergantung pada orang lain.
Kesejahteraan mahasiswa tidak hanya soal biaya kuliah, tetapi juga mencakup kebutuhan hidup sehari-hari, kesehatan, serta kesempatan mengembangkan diri. Dengan perencanaan keuangan yang baik, siswa bisa lebih fokus belajar dan mencapai prestasi.
Selain itu, investasi juga menjadi langkah penting untuk masa depan. Mahasiswa dapat mulai menabung, menabung emas, atau investasi kecil-kecilan yang sesuai kemampuan. Hal ini melatih kebiasaan mengatur keuangan sekaligus mempersiapkan masa depan yang lebih stabil dan sejahtera.
Strategi Membubuhkan Kemampuan Berpikir Kritis
Oleh : Dr Pulung Siswantoro,SKM.,M.Kes
Dosen Universitas Airlangga
Kemampuan berpikir kritis penting agar seseorang dapat menemukan solusi terbaik dalam menghadapi masalah. Pelajar maupun generasi muda perlu dilatih untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga menganalisis, menimbang, dan mencari jalan keluar yang kreatif. Dengan berpikir kritis dan kreatif, kita bisa menghasilkan ide-ide baru, bukan sekedar meniru yang sudah ada.
Kalau tidak mau atau tidak mampu berpikir kritis, dampaknya bisa serius: orang mudah ikut-ikutan, sulit bersaing, dan akhirnya banyak kemiskinan. Kondisi ini bisa terlihat di Indonesia, dimana tingkat kemiskinan masih tinggi karena banyak orang yang kurang inovatif dan hanya meniru, misalnya dalam dunia hiburan atau usaha kecil.
Seperti halnya bakwan yang banyak sayur tapi rata-rata orang suka, inovasi sederhana bisa menjadi solusi asal kreatif. Artinya, sesuatu yang biasa saja bisa bernilai tinggi jika diolah dengan ide baru. Oleh karena itu, membangun pemikiran kritis sejak dini adalah strategi penting agar generasi Indonesia mampu bersaing, mandiri, dan tidak hanya jadi peniru.
Link teman saya : https://andinisls.blogspot.com/2025/09/perkenalkan-nama-saya-andini-salsa.html
LINK UNIVERSITAS
Web : https://unusa.ac.id/
Facebook : https://unusa.ac.id
Instagram : instagram unusa
Youtube : https://www.youtube.com/@unusa_official
Twitter: https://x.com/unusa_official/lang=en
Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa_official
LINK FAKULTAS EKONOMI BISNIS dan TEKNOLOGI DIGITAL
Comments
Post a Comment